Top
Kamis, 02 Januari 2025 | Edukasi

Contoh Program Semester 2 atau Prosem Genap sesuai Kurikulum Deep Learning dengan topik cuaca, tanaman, alat transportasi, profesi, dan alam semesta ini, bisa menjadi panduan dalam membuat Modul Ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), khususnya bagi guru yang mengampu anak didik usia 4-6 tahun. Berikut contohnya: Silakan menyimak artikel lain tentang Modul Ajar (Lengkap dan Tematis) A. Identitas Program Nama Lembaga: ________ Semester: : 2 Tahun Ajaran: ________ Usia Anak: 4-6 Tahun Pendekatan: Kurikulum Deep Learning B. Pembagian Topik dan Sub-topik Januari: Siswa belajar tentang aneka cuaca, yaitu cerah, hujan, badai, dan berawan Februari: Siswa belajar tentang bagian tanaman, jenis tanaman, dan cara merawatnya Maret: Siswa belajar tentang aneka alat transportasi (darat, air, udara) April: Siswa belajar tentang ragam profesi atau cita-cita dan tugas setiap profesi Mei: Siswa belajar tentang benda angkasa dan cara merawat alam semesta. Baca juga: 10 Persiapan Guru PAUD / TK Awal Semester: Penting, Agar Makin Optimal dalam Mengajar C. Tujuan Pembelajaran Memperkuat pemahaman tentang materi dan konsep sesuai topik yang dibahas Mengembangkan kemampuan kognitif melalui aksi nyata, eksplorasi, dan eksperimen Mengembangkan kecerdasan seni melalui kegiatan seni dan kreativitas Mengembangkan kemampuan sosial-emosional melalui kerja kelompok dan aksi nyata Menanamkan nilai-nilai moral dan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan refleksi. D. Kegiatan Pembelajaran 1. Topik cuaca Sub Topik : hujan, awan, pelangi Belajar hujan- Bermain air dan hujan buatan- Membuat kreasi gambar hujan dengan cat air. Belajar awan- Membuat awan dari kapas- Eksperimen awan dengan uap. Belajar pelangi- Mewarnai pelangi- Eksperimen pelangi dengan gelas air. Baca juga: 15 Ide Cara Upgrade Skill Guru PAUD Saat Liburan, Agar Makin Siap Di Awal Semester 2. Topik tanaman Sub Topik: kebun rumahku, tanaman buah, tanaman sayur Belajar kebun rumahku- Menanam benih dalam pot- Mengenal tanaman dengan sensori. Belajar buah-buahan- Menanam pohon buah mini- Mengenal buah dengan sensori. Belajar sayur mayur- Membuat salad sayur- Bermain mengelompokkan sayur. 3. Topik alat transportasi Sub Topik: alat transportasi darat, air, dan udara Belajar alat transportasi darat- Permainan kendaraan darat- Mengenal suara kendaraan. Belajar alat transportasi air- Bermain kapal-kapalan- Membuat perahu kertas origami. Belajar alat transportasi udara- Eksperimen membuat pesawat dan memainkannya- Membuat kreasi balon udara. Baca juga: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tema Rekreasi, Subtema Alat Transportasi untuk PAUD 4. Topik profesi atau pekerjaan Sub-topik: profesi atau cita-cita dan peralatan untuk bekerja Belajar tentang cita-cita- Bermain peran profesi- Diskusi Kelompok. Belajar peralatan untuk bekerja- Bermain peran- Bermain dengan mainan berbentuk alat-alat bekerja. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Menggapai Cita-Cita - Subtopik : Profesi Orangtuaku - Kurikulum Merdeka Belajar 5. Topik alam semesta Sub Topik: bulan, bintang, matahari, dan angin Belajar bulan dan bintang- Membuat kartu belajar- Membuat kreasi pemandangan di malam hari. Belajar matahari- Membuat kreasi berbentuk matahari- Beraktivitas di pagi yang cerah. Belajar angin- Mengamati gerakan angin- Membuat baling-baling kertas. Baca juga: Modul Ajar & RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Aneka Cuaca, Alam Semesta - Kurmer Usia 4-5 Tahun E. Penilaian Observasi: mengamati sikap anak saat mengikuti kegiatan, misal kemampuan kerja sama, keaktifan, mengontrol emosi, menerima perbedaan, dan lainnya Portofolio: penilaian produk atau hasil karya seperti gambar, LKA, model, atau laporan sederhana Refleksi: hasil diskusi dengan anak mengenai apa yang telah dipelajari (bisa melibatkan orang tua) F. Jadwal Pembelajaran Tiap sub-topik dipelajari selama 1 minggu atau 5 hari pembelajaran, dengan pendekatan tematik terpadu, mengintegrasikan aspek kognitif, motorik, sosial-emosional, juga karakter. Program semester 2 ini dirancang untuk membantu anak memahami dunia melalui eksplorasi yang menyenangkan dan bermakna. Dengan pendekatan tematik yang terpadu, anak-anak diharapkan makin kreatif, aktif, serta berkarakter. Prosem genap berbasis kurikulum deep learning akan memberikan kesempatan bagi anak didik, untuk mempelajari materi secara mendalam dan reflektif. Semoga tiap pembelajaran yang dilakukan bersama anak didik, dapat memberik pengalaman yang inspiratif, bermakna, dan tidak terlupakan bagi anak-anak. Ajak Si Kecil bermain Marbel TK dan PAUD untuk Kembangkan Aneka Keterampilan Dasar\   Sumber referensi: 1. Freepik.com. (2024). Woman creating their own vision board [1]

Jumat, 27 Desember 2024 | Edukasi

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan tahapan penting dalam membangun fondasi pengetahuan dan keterampilan anak. Di semester 2 nanti, ada berbagai topik menarik yang bisa dipelajari anak didik, seperti cuaca, tanaman, alat transportasi, profesi, hingga alam semesta. Berikut penjelasan lengkapnya: 1. Topik cuaca Sub Topik : hujan, awan, pelangi. Belajar hujan -Bermain air dan hujan buatan: Membuat hujan buatan menggunakan semprotan air untuk memahami proses hujan turun-Membuat kreasi gambar hujan dengan cat air: Menggambar langit hujan menggunakan cat air untuk mengekspresikan kreativitas mereka tentang hujan. Belajar awan -Membuat awan dari kapas: Dengan kapas, anak didik dapat membuat bentuk awan pada kertas, juga mengenal tekstur dan bentuknya-Eksperimen awan dengan uap: Mengamati uap air berubah menjadi awan kecil menggunakan botol transparan untuk memahami proses pembentukan awan. Belajar pelangi -Mewarnai pelangi: Mewarnai gambar pelangi dengan warna “mejiku hibiniu” untuk mengenalkan urutan warna pelangi-Eksperimen pelangi dengan gelas air: Membuat percobaan pelangi sederhana dengan gelas yang diisi air dan cahaya matahari. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Cuaca Hujan, Alam Semesta  2. Topik tanaman Sub Topik: Kebun rumahku, tanaman buah, tanaman sayur Belajar kebun rumahku -Menanam benih dalam pot: Menanam biji tanaman dalam pot kecil (anak didik bisa menghiasnya terlebih dahulu) dan merawatnya, untuk mengenalkan pertumbuhan tanaman-Mengenal tanaman dengan sensori: Meraba, mencium, dan mengggunakan indra lainnya untuk mengenal berbagai jenis daun atau bunga di kebun Belajar buah-buahan -Menanam pohon buah mini: Menanam bibit pohon buah dalam pot kecil dan merawatnya-Mengenal buah dengan sensori: Anak-anak bisa meraba, mencium, dan mencicipi berbagai buah untuk mengenal bentuk, rasa, dan bau aneka buah-buahan. Belajar sayur mayur -Membuat salad sayur: Melibatkan anak didik dalam kegiatan memotong dan mencampur sayuran segar untuk membuat salad sederhana-Bermain mengelompokkan sayur: Menyusun gambar sayuran sesuai kategori (bentuk, warna, dan lainnya). Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik: Tanaman Buah, Manfaat Tumbuhan - Kurikulum Merdeka Belajar 3. Topik alat transportasi Sub Topik: Alat transportasi darat, air, dan udara Belajar alat transportasi darat -Permainan kendaraan darat: Bermain dengan mainan kendaraan darat seperti mobil-mobilan atau truk sambil mendiskusikan tentang manfaat dan cara menjalankannya-Mengenal suara kendaraan: Mendengarkan suara kendaraan darat (format audio), seperti bunyi mobil atau kereta, dan mencoba menirukan suara tersebut untuk mengenal berbagai jenis transportasi. Belajar alat transportasi air -Bermain kapal-kapalan: Bermain mainan kapal atau perahu kecil di wadah berisi air untuk mengenal cara kerja alat transportasi air-Membuat perahu kertas origami: Anak-anak dapat membuat perahu sederhana dari kertas atau karton dan mengujinya di atas air untuk melihat apakah perahu bisa mengapung. Belajar alat transportasi udara -Eksperimen membuat pesawat dan memainkannya: Setelah membuat pesawat berbahan kertas, anak didik dapat melemparkannya, dan akal mereka berdiskusi tentang aktivitas tersebut, misalnya bagaimana pesawat bisa terbang dan lain-lain.-Membuat kreasi balon udara: Dengan membuat balon berhelium atau kertas, anak didik diajak mengamati dan belajar tentang cara balon terbang ke atas. Baca juga: Modul Ajar & RPPH PAUD / TK Usia 3-4 Tahun, Tema : Asyiknya Bersepeda ( Alat Transportasi / Kendaraan Darat ) 4. Topik profesi atau pekerjaan Belajar tentang cita-cita -Bermain peran profesi: Anak didik dapat mengenakan kostum profesi seperti dokter atau guru, dan minta mereka untuk memperkenalkan dirinya dengan menyebut pekerjaan dan tugas-tugasnya-Diskusi Kelompok: Anak didik bisa membuat kelompok kecil dan berdiskusi tentang profesi yang menarik, juga alasan mereka memilihnya. Belajar peralatan untuk bekerja -Bermain peran: Sediakan mainan bertema alat untuk bekerja, dan minta anak menjelaskan tiap peralatan kerja. 5. Topik alam semesta Sub Topik: Bulan, bintang, matahari, dan angin Belajar bulan dan bintang -Membuat kartu: Buatlah kartu berbentuk bulan dan bintang menggunakan bahan sederhana seperti kertas, glitter, dan stiker-Membuat kreasi pemandangan di malam hari: Menghias kertas hitam dengan stiker bintang dan gambar bulan. Belajar matahari -Membuat kreasi berbentuk matahari: Sediakan kertas berwarna kuning, lalu minta anak-anak menempelkannya pada kertas gambar, dan menghiasinya-Beraktivitas di pagi yang cerah: Saat cuaca cerah, ajak anak didik bermain di bawah cahaya matahari dan bahaslah manfaat sinar matahari. Belajar angin -Mengamati gerakan angin: Ajak anak didik berjalan di luar ruangan dan memperhatikan gerakan daun, pohon, atau benda lainnya yang dipengaruhi angin-Membuat baling-baling kertas: Setelah membuat baling-baling kertas, anak didik bisa diajak untuk mendiskusikan tentang cara baling-baling bergerak. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Mengenal Angin, Cuaca  Dengan mengajak anak didik melakukan berbagai variasi kegiatan yang menyenangkan dan kreatif, maka, daya imajinasi, rasa ingin tahu, kecerdasan natural, kemampuan kognitif, dan aneka keterampilan penting lainnya akan berkembang. Semoga artikel ini bermanfaat untuk mengembangkan ide pembelajaran dan materi pembuatan modul ajar, bagi anak usia TK A atau 4-5 tahun di semester 2 nanti. Marbel TK dan PAUD: Koleksi Gims Bermanfaat untuk Mengembangkan Keterampilan Dasar Anak    Sumber referensi: 1. Freepik.com. (2024). Portrait gorgeous hispanic preschool teacher teaching her students [1]

Rabu, 27 November 2024 | Edukasi

Bunda PAUD Sahabat Educa, hingga saat ini belum ada wacana bahwa Kurikulum Deep Learning akan menggantikan nama Kurikulum Merdeka yang hingga saat ini masih berlaku. Namun, ada 3 hal menarik yang sudah banyak diperbincangkan dan dibahas dalam berbagai forum dan platform berita, yaitu Kurikulum Deep Learning (yang) Ful-Ful. Ful-ful mengandung 3 konsep penting dalam pembelajaran, yaitu Mindful, Meaningful, dan Joyful. Artikel Terkait:- Kurikulum DEEP LEARNING di PAUD: Apa Cirinya dan Contoh Aktivitasnya? Bagaimana Penerapannya?- 4 Variasi Aktivitas untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Kurikulum Merdeka Belajar PAUD Dilansir dari akun instagramnya, Bapak Abdul Muti mengungkapkan visi pendidikan masa mendatang perlu membawa siswa pada pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mendalam, serta dengan metode yang menyenangkan. Di dalam kurikulum ini, beban materi akan diminimalisir. Anak didik akan diajak untuk memahami secara lebih mendalam tentang materi pelajaran dan diajak untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Kurikulum ini bertujuan mengurangi beban materi, mendorong pemahaman yang lebih dalam, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Guru juga berperan dalam menentukan materi apa yang hendak diajarkan dan metode mengajar yang hendak digunakan kepada anak didik, dengan cara memahami minat atau potensi dan kebutuhan dari anak didik. RIRI: Membantu Kembangkan Karakter Anak Dengan Media Dongeng Animasi   Dengan menerapkan cara belajar ini, diharapkan pula siswa untuk semakin mampu berpikir kritis, kreatif, dan analitis. Belajar menghafalkan memang penting. Namun, hal yang lebih penting adalah bagaimana menerapkan apa yang telah dipelajari melalui kegiatan praktik dan pembiasaan sehari-hari. GRATIS: Unduh LKA (Lembar Kerja Anak) dengan Variasi Tema 3 Prinsip Pembelajaran Kurikulum Ful-Ful Kurikulum ini memiliki 3 prinsip utama, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan joyful Learning A. Mindful Learning Beberapa poin penting dalam prinsip ini adalah: Guru perlu lebih memahami kebutuhan, bakat, dan minat anak didik Guru menciptakan suasana belajar yang adaptif dan tidak kaku (lebih fleksibel) Guru diharapkan semakin mampu mengenal karakter dan keunikan setiap anak didik. Guru membuat perencanaan pembelajaran secara lebih personal dan efektif untuk membangun aneka keterampilan, kecerdasan, dan karakter anak didik. Dengan menerapkan prinsip mindful learning di PAUD, guru PAUD dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan sesuai dengan kebutuhan setiap anak. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dan kecerdasan anak, tetapi juga membantu membangun karakter yang positif sejak dini. B. Meaningful Learning Beberapa poin penting dalam Meaningful Learning adalah: Setiap materi dalam Kurikulum Ful-Ful disampaikan dengan tujuan yang jelas dan spesifik. Anak didik akan diajak untuk memahami relevansi materi yang dipelajari dengan konteks dalam hidup sehari-hari.Misalnya saat anak PAUD belajar tentang bunga. Anak didik didik juga akan diajak untuk berkunjung ke taman bunga, praktik merawat bunga, atau bercerita tentang pengalaman merawat bunga. Sehingga, anak didik akan terdorong untuk memaknai setiap topik secara lebih mendalam dan memahami manfaatnya dalam hidup sehari-hari. Melalui pendekatan Kurikulum Ful-Ful, anak PAUD dapat belajar secara menyenangkan dan mendalam dengan pengalaman langsung yang relevan. Hal ini membantu mereka memahami manfaat pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap belajar. Baca juga: Fleksibilitas dan Kreativitas Guru dalam Kurikulum Merdeka Belajar C. Joyful Learning Kata “joyful” dan “fun” memang memiliki makna yang hampir mirip. Namun, “fun learning” yang kita pahami sebelumnya lebih mengutamakan kesenangan dalam bermain atau rasa senang saat melakukan kegiatan yang menyenangkan. Namun, seperti kita tahu dan tentu beberapa guru mungkin juga memahami bahwa saat anak didik merasa senang bermain, terkadang ada sesuatu yang sulit untuk dikontrol. Kata “joyful” yang memiliki makna “suka cita” mengutamakan rasa bahagia yang tetap terkendali, sehingga tidak kehilangan fokus atau tujuan dari suatu pembelajaran. Ketika anak didik mempelajari suatu hal yang ia minati dan sesuai potensinya, tentu rasa senang, nyaman, dan semangat akan muncul dengan sendirinya dan tanpa tekanan. Bunda PAUD Sahabat Educa, pendekatan “joyful learning” sangat relevan bagi anak PAUD di masa kini. Pendekatan ini mengutamakan pembelajaran yang menyenangkan namun tetap terarah dan bermakna. Dengan suasana pembelajaran yang penuh sukacita, anak diharapkan akan lebih mampu mengembangkan potensi dan minat mereka secara alami, tanpa kehilangan konsentrasi pada tujuan pembelajaran. Manfaat Pembelajaran yang Ful-Ful Bunda PAUD Sahabat Educa, Kurikulum Ful-Ful dengan prinsip Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning menawarkan pendekatan pembelajaran yang adaptif, relevan, dan menyenangkan bagi anak PAUD. Pendekatan ini tidak hanya mendorong anak didik dalam memahami materi secara lebih mendalam, tetapi juga mendukung perkembangan karakter, bakat, potensi, dan aneka keterampilan mereka. Dengan suasana belajar yang penuh makna dan sukacita, anak didik diharapkan juga akan semakin tumbuh menjadi generasi yang kritis, kreatif, berkarakter, berempati, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Baca juga: Contoh 6 Kegiatan Pembuka Kelas PAUD yang Joyful Sumber Referensi: 1.  Digitalcommons.hamline.edu. (2021). Article 1258 [1] 2. Literacytrust.org.uk. (2023). Mindfulness activities early years children [2]